Friday, October 29, 2010

Sepeda Motor: Hindari Lecet Karena Salah Mencuci

Mempertahankan body sepeda motor tetap menawan tentu idaman banyak orang. Tak heran jika mereka sangat menjaga sepeda motornya dari risiko terserempet kendaraan lain. Namun, bagaimana jika lecet pada body sepeda motor terjadi gara-gara salah mencuci? Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
Kesalahan salam membersihkan motor dapat mengakibatkan timbulnya lecet-lecet halus atau yang disebut swirl mark pada permukaan badan motor tentu akan merusak penampilan motor sehingga membuatnya kurang sedap dipandang.
Untuk menyiasatinya, Anda dapat membersihkan sepeda motor sendiri dengan beberapa kiat khusus. Pertama, siapkan sampo khusus mobil atau motor, kain bersih kecil yang lembut untuk meratakan sampo, dan lap chamois untuk mengerikan motor.
Bila semua perlengkapan telah siap, mulailah dengan menyemprot seluruh badan motor, berhati-hatilah agar Anda tidak menyemprot bagian-bagian motor yang riskan seperti bagian dalam knalpot. Biarkan air meluluhkan debu dan kotoran yang menempel.
Setelah bersih dari debu dan kotoran, ratakanlah busa sampo ke seluruh permukaan badan motor dengan menggunakan kain kecil yang telah disediakan. Gunakanlah hanya sampo khusus untuk mobil atau motor. Sebaiknya Anda tidak menggunakan deterjen atau sabun colek, karena kandungan yang terdapat di dalamnya cukup keras, sehingga bila digunakan dapat merusak cat motor.
Ketika meratakan busa sampo, mulailah dari bagian atas badan motor dan diteruskan sampai bawah. Gerakan melingkar pada saat melakukannya akan memberikan hasil yang maksimal dalam membersihkan sisa kotoran yang melekat. Ulangi bila perlu sampai semua kotoran yang melekat terangkat sempurna.
Setelah selesai menggosok badan motor, semprotlah kembali dengan air sampai seluruh sisa sampo terbilas bersih. Pembilasan yang tidak sempurna akan meninggalkan jejak putih bila kering.
Nah, kalau sudah selesai membilas, keringkan segera badan motor Anda agar tak terbentuk bekas air. Yang paling bagus  adalah menggunakan lap chamois karena lap ini  mempunyai daya serap sempurna. Namun, bila tidak memungkinkan, dapat juga diganti dengan lap bersih lain yang lembut dan berdaya serap baik.

Kompas Klasika/ Jumat, 29 Oktober 2010

Wednesday, September 8, 2010

VELG - Rawat Velg agar tak Jelek


anton182.wordpress.com
Memodifikasi velg motor menjadi tren tersendiri bagi sebagian anak remaja di Indonesia. Namun, bagus atau jeleknya sebuah velg akan tergantung dari bagaimana cara Anda merawatnya, Nah, agar velg Anda tetap terjaga kualitasnya, rawat dan bersihkanlah dengan baik.
            Bersihkanlah velg dengan cara-cara yang tepat. Mulailah dengan menyemprotkan air, beri sabun, dan bilas hingga bersih. Gunakanlah sikat gigi bekas untuk membantu menghilangkan kotoran pada bagian pinggir dan lekukan velg. Kemudian keringkan perlahan-lahan dengan kain halus.
            Jangan lupa untuk membersihkan sisi dalam velg. Bagian dalam velg serig menjadi tempat mengendapnya kotoran. Endapan tersebut terjadi akibat sisa proses kerja rangkaian rem yang menempel pada velg dan bersifat korosif.
            Kotoran ini biasanya lebih sukar dibersihkan karena lebih rentan terhadap serangan logam lain. Oleh sebab itu, sisi dalam velg lebih baik dilapisi cat antikarat agar masalah seperti ini dapat dihindari.
            Untuk mencegah agar velg Anda tidak tergores, jangan langsung mengelap secara kasar. Bersihkanlah dengan menggunakan air terlebih dahulu baru keringkan dan lap secara perlahan dengan kain bersih.
            Rawatlah secara khusus untuk velg yang memiliki permukaan kromium. Gunakanlah crome polish yang berbentuk gel dengan kemasan menyerupai odol. Caranya, oleskan crome polish pada permukaan velg secara merata. Kemudian, gosoklah secara perlahan dengan menggunakan kain khusus micro fiber.
            Jangan lupa juga untuk melapisi velg krom Anda dengan menggunakan wax. Dengan menggunakan wax, velg Anda akan terhindar dari air dan kotoran sehingga dapat dengan mudah dibersihkan.
            Terakhir, ubahlah kebiasaan malas Anda menunda membersihkan velg yang kotor. Segeralah bersihkan velg setelah Anda berkendara di waktu hujan atau melewati genangan air. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran tersebut lama-lama akan mengendap.
            Apalagi jika velg Anda yang kotor terjemur matahari, maka jamur pun dapat tumbuh yang lama kelamaan akan menyebabkan velg menjadi rusak. Alhasil, Anda harus melapis ulang atau bahkan mengganti velg Anda dengan yang baru.

Kompas Klasika, Rabu 9 Juni 2010

Saturday, September 4, 2010

AKI - Langkah Ringan bagi Mobil Idaman


aki mobil
Jika ditanya alat apa yang berfungsi vital dalam mobil, aki mungkin bisa menjadi salah satu jawabannya. Pertanyaan berikutnya, apakah Anda sudah merawat aki dengan maksimal? Jawabannya mungkin antara ya dan tidak. Apalah jika Anda belum menyimak trik berikut ini.
            Mengutip informasi buku Tips & Trik Car Care, ada beberapa langkah ringan yang dapat dilakukan.
  1. Pantau kuantitas dan kualitas air aki.  
Idealnya air aki selalu terjaga di antara garis low level dan upper level yang biasa tertera pada kotak aki. Jika air berkurang dan tak segera ditambah, sel-sel di dalam aki dapat berubah bentuk menjadi melengkung.               
Nah, lengkungan sel-sel ini dapat bersentuhan yang akhirnya memicu korsleting. Korsleting inilah yang biasanya membuat aki tak mampu menyimpan setrum.
  1. Periksa terminal-terminal pada aki.
Untuk bagian ini, sebaiknya Anda rajin mengecek apakah terjadi  koros atau tidak. Jika memang terjadi, Anda dapat membersihkan korosi dengan menyiramkan air panas pada terminal-terminalnya.                   
Perhatikan juga bagian-bagian kabel positif dan negatifnya. Hati-hati korosi dan kabel yang longgar dapat membuat daya hantar arus listrik melemah. Hasilnya, arus yang mengalir ke motor starter pun kecil dan tak cukup kuat untuk memutar mesin. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat memberikan gemuk pada terminal-terminal untuk mencegah korosi.
  1. Perawatan kecil tetapi bernilai besar.
Hal-hal kecil dapat berperan besar di masa depan. Contohnya ketika selesai berkendara, sebaiknya Anda matikan dulu komponen-komponen kelistrikan sebelum ematikan mesin. Hal ini berguna agar pada saat mesin dihidupkan kembal, beban aki fokus ke sistem starter. Selain itu, jika mobil tak digunakan dalam waktu yang lama, sebaiknya Anda mencopot terminal negatif agar setrum di aki tak terus-meneru tersedot.     
Pemeriksaan visual juga sebaiknya Anda lakukan. Contohnya, mencari kebocoran elektrolit, retak pada tutup dan kotak, keutuhan komponen baterai, kencang atau renggangnya komponen baterai, hingga korosi pada klem konektor. Selamat merawat aki mobil.

Kompas Klasika, Jumat 4 Juni 2010

Friday, September 3, 2010

LAMPU MOTOR - Tiga Solusi Memilih Lampu Motor


Selain untuk menerangi jalan, lampu depan sepeda motor berfungsi pula untuk memberitahu pengguna jalan lain akan keberadaan Anda. Untuk itu kondisi bagian yang satu ini patut dijaga. Namun seringkali penerangan lampu tersebut dirasakan kurang, untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa hal yang dilakukan.
            Pertama, jika lampu depan motor Anda tidak menyala dengan terang, gantilah lampu tersebut dengan watt yang lebih kecil. Namun, risikonya, udia nyala lampu menjadi lebih pendek dibandingkan usia rata-rata nyala lampu standar.
            Solusi yang kedua, gantilah lampu standar Anda dengan lampu halogen. Pilihlah lampu halogen yang berkualitas baik. Cara mengetahuinya antara lain dengan melihat kesamaan cetakan merek di pembungkusnya dengan yang tertera di bagian bawah tubuh lampu. Selain merek, pada tubuh lampu tertera pula ukuran dan kapasitas lampu yang bersangkutan. Pada halogen berkualitas buruk, umumnya dalam tubuh lampunya tak tertera merek seperti yang ada pada pembungkusnya. Logam dan filamennya pun nampak lebih kasar dan ringkih.
            Keuntungan dari lampu halogen, Anda tak perlu mengecilkan ukuran wattnya. Sebab, sinar lampu halogen dapat memancarkan sinar lebih terang dibandingkan sinar lampu standar. Namun, Anda harus berhati-hati ketika melakukan penggantian lamu halogen. Jangan menyentuh permukaan kaca lampu halogen ketika melakukan penggantian. Sebab, jika tersentuh, kaca dalam lampu halogen akan menyisakan blackening (kehitaman).
           Ketiga, gantilah lampu standar Anda dengan lampu jenis xenon. Sinar lampu xenon memiliki sifa menyala lebih terang tetapi menghasilkan panas dua kali lipat dari lampu standar. Oleh sebab itu, penggunaan logam tebal yang berkualitas harus menjadi bagian yang diperhatikan ketika memilih merek xenon. Sebelum memasang lampu xenon, sebaiknya Anda mengganti dudukan dan kabel yang berhubungan dengan lampu terebut agar tidak meleleh.

Kompas Klasika, Rabu 2 Juni 2010

Sunday, August 29, 2010

Cara Praktis Agar Kopling Motor tidak Terasa Berat

Mengendarai motor memang memberikan sensasi yang berbeda ketimbang mobil. Di sini kemampuan menyetir memang sangat diandalkan. Apalagi jika sedang nyelap-nyelipdi antara kemacetan lalu lintas.

Walaupun demikian mengendarai motor bukan berarti tidak ada kendala apa pun. Para pengendara dari beberapa jenis motor “lelaki” banyak yang terkilir tangan kirinya. Sebabnya apa lagi kalau bukan kopling sepeda motornya terlalu keras bila ditarik. Kalau sudah begitu, apa yang harus dilakukan agar kopling sepeda motor terasa ringan dan nyaman?

Ada trik yang bisa dilakukan untuk memperingan kopling, yaitu dengan menambahkan sebuah alat kecil yang dinamakan tul. Alat yang harganya cukup terjangkau ini berfungsi untuk memperingan kopling. Hanya saja setut tuas kopling terletak di gir boks kanan. Dengan setut ini tuas asli bertambah panjang, sehingga bebannya menjadi lebih ringan.

Kalau sudah dingin, kendurkan setelan kopling di bak kanan dengan menggunakan kunci pas 14. Lepaskan penahan kopling. Selipkan pengenteng kopling ke tuas setut kopling. Kemudian tekan plat penjepit peringan dengan menggunakan tang.
Setelah itu baru pasang bautnya dan rapatkan dengan kunci pas dan ring 8. Selipkan lagi penahan kawat kopling, kemudian setela ulang kopling. Kalau Anda sudah melakukan langkah-langkah ini, niscaya kopling menjadi lebih enteng.

Kompas/Klasika/ Sabtu, 28 Juni 2008

Tuesday, June 8, 2010

Jangan Abaikan Kolong Mobil


Dalam pemeriksaan rutin, kolong mobil acapkali kurang mendapat perhatian. Barangkali lantaran posisinya ada di bawah. Padahal, bagian kolong inilah yang paling mudah diterpa kotoran yang dapat menyebabkan kerusakan.
            Untuk itu, kolong mobil perlu dirawat dan dijaga kebersihannya secara rutin. Mulailah dengan memeriksa bagian bawah mesin. Lindungilah bagian bawah mesin. Lindungilah bagian bawah mesin dengan pelindung berupa deker dari pelat atau akrilik.
            Kemudian perhatikan knalpot dari header hingga bagian ujung. Periksalah bagian sambungan pipa dan tabungnya. Caranya dengan mengetuk keras secara berulang. Knalpot perlu diperbaiki segera bila terdapat karat yang berguguran.
            Kondisi dek juga perlu diamati, terutama untuk mencegah berkarat dan berlubang. Sangat berbahaya menaiki mobil yang deknya banyak karat dan lubang. Gas buang CO2 akan masuk ke kabin.
            Saluran pembuangan air dan karet sepanjang bodi harus pula diperiksa. Jika ada yang rusak pada bagian ini, maka air akan merembes ke dalam kabin. Yang tak kalah penting gardan dan tutup oli, terutama karena rawan mengalami longgar akibat benturan.
            Komponen lainnya yang perlu dicek yakni crossember yang rentan karat atau keropos akibat tetesan air radiator. As kopel dan cross joint, serta per atau pegas juga jangan dilupakan. Ikatan antar pegas harus kuat. Disarankan bagian ini diolesi solar untuk mencegah suara berdecit.
            Last but not least, ujilah masing-masing dudukan sokbreker, terutama mur dan bautnya dengan cara menjalankan mobil. Kalau dudukannya bergeser saat mobil bergerak artinya Anda harus segera mengencangkan mur.

Kompas/Klasika/Sabtu, 15 November 2008

Monday, June 7, 2010

Agar Lebih Nyaman Saat Mengemudikan Motor

Sebagai solusi akan moda trasportasi yang mampu menembus kemacetan, motor memang cukup menjanjikan. Sayangnya tak semua motor mampu memberikan kenyamanan kepada pengemudi dan penumpang jika dipakai untuk jarak jauh – lebih dari 1 jam.

Padahal bagi mereka yang tinggalnya di pinggiran kota, mengemudikan motor jarak jauh selama berjam-jam sudah jadi ’makanan’ sehari-hari. Ujung-ujungnya begitu sampai di tempat tujuan pinggan terasa pegal dan kaki terasa kaku.

Agar saat mengemudikan motor jarak jauh terasa lebih nyaman, ada beberapa tip yang mungkin berguna. Antara lain adalah:

  1. Carilah jalan alternatif untuk menghindari kemacetan lalu lintas.
  2. Gunakan pakaian, jaket, sarung tangan, sepatu, serta helm yang nyaman di tubuh. Dengan perlengkapan yang nyaman di badan, mengemudi motor akan terasa jauh lebih enak.
  3. Saat lampu merah menyala, manfaatkan waktu yang singkat itu untuk sekedar merentangkan kaki dan melemaskan otot-otot di pinggang. Sedikit banyak hal ini akan membantu meregangkan otot.
  4. Jika tak diburu waktu, mampirlah sebentar ke pompa bensin untuk sekedar mengisi bensin barang 1 liter. Biarkan tubuh berdiri sebentar untuk antri sambil melakukan peregangan otot. Bila perlu, mampirlah ke toilet di pompa bensin untuk sekedar cuci muka atau buang air kecil.
  5. Jika ketika mengemudi motor tubuh dalam kondisi yang sangat lelah, jangan terlalu memaksakan diri. Beristirahatlah secara berkala setiap 20-30 menit. Jangan sampai Anda mengemudikan motor dengan kondisi pikiran yang tidak fokus akibat terlalu lelah.
  6. Sebagai ’teman’ perjalanan, tak ada salahnya jika Anda mengemudi motor sambil mendengarkan lagu-lagu favorit dari MP3. Setel lagu dengan volume sedang agar Anda masih bisa mendengar bunyi klakson dari kendaraan lain.

Kompas Klasika/ Senin, 23 Juni 2008