Dalam pemeriksaan rutin, kolong mobil acapkali kurang mendapat perhatian. Barangkali lantaran posisinya ada di bawah. Padahal, bagian kolong inilah yang paling mudah diterpa kotoran yang dapat menyebabkan kerusakan.
Untuk itu, kolong mobil perlu dirawat dan dijaga kebersihannya secara rutin. Mulailah dengan memeriksa bagian bawah mesin. Lindungilah bagian bawah mesin. Lindungilah bagian bawah mesin dengan pelindung berupa deker dari pelat atau akrilik.
Kemudian perhatikan knalpot dari header hingga bagian ujung. Periksalah bagian sambungan pipa dan tabungnya. Caranya dengan mengetuk keras secara berulang. Knalpot perlu diperbaiki segera bila terdapat karat yang berguguran.
Kondisi dek juga perlu diamati, terutama untuk mencegah berkarat dan berlubang. Sangat berbahaya menaiki mobil yang deknya banyak karat dan lubang. Gas buang CO2 akan masuk ke kabin.
Saluran pembuangan air dan karet sepanjang bodi harus pula diperiksa. Jika ada yang rusak pada bagian ini, maka air akan merembes ke dalam kabin. Yang tak kalah penting gardan dan tutup oli, terutama karena rawan mengalami longgar akibat benturan.
Komponen lainnya yang perlu dicek yakni crossember yang rentan karat atau keropos akibat tetesan air radiator. As kopel dan cross joint, serta per atau pegas juga jangan dilupakan. Ikatan antar pegas harus kuat. Disarankan bagian ini diolesi solar untuk mencegah suara berdecit.
Last but not least, ujilah masing-masing dudukan sokbreker, terutama mur dan bautnya dengan cara menjalankan mobil. Kalau dudukannya bergeser saat mobil bergerak artinya Anda harus segera mengencangkan mur.
Kompas/Klasika/Sabtu, 15 November 2008

No comments:
Post a Comment