Saturday, September 4, 2010

AKI - Langkah Ringan bagi Mobil Idaman


aki mobil
Jika ditanya alat apa yang berfungsi vital dalam mobil, aki mungkin bisa menjadi salah satu jawabannya. Pertanyaan berikutnya, apakah Anda sudah merawat aki dengan maksimal? Jawabannya mungkin antara ya dan tidak. Apalah jika Anda belum menyimak trik berikut ini.
            Mengutip informasi buku Tips & Trik Car Care, ada beberapa langkah ringan yang dapat dilakukan.
  1. Pantau kuantitas dan kualitas air aki.  
Idealnya air aki selalu terjaga di antara garis low level dan upper level yang biasa tertera pada kotak aki. Jika air berkurang dan tak segera ditambah, sel-sel di dalam aki dapat berubah bentuk menjadi melengkung.               
Nah, lengkungan sel-sel ini dapat bersentuhan yang akhirnya memicu korsleting. Korsleting inilah yang biasanya membuat aki tak mampu menyimpan setrum.
  1. Periksa terminal-terminal pada aki.
Untuk bagian ini, sebaiknya Anda rajin mengecek apakah terjadi  koros atau tidak. Jika memang terjadi, Anda dapat membersihkan korosi dengan menyiramkan air panas pada terminal-terminalnya.                   
Perhatikan juga bagian-bagian kabel positif dan negatifnya. Hati-hati korosi dan kabel yang longgar dapat membuat daya hantar arus listrik melemah. Hasilnya, arus yang mengalir ke motor starter pun kecil dan tak cukup kuat untuk memutar mesin. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat memberikan gemuk pada terminal-terminal untuk mencegah korosi.
  1. Perawatan kecil tetapi bernilai besar.
Hal-hal kecil dapat berperan besar di masa depan. Contohnya ketika selesai berkendara, sebaiknya Anda matikan dulu komponen-komponen kelistrikan sebelum ematikan mesin. Hal ini berguna agar pada saat mesin dihidupkan kembal, beban aki fokus ke sistem starter. Selain itu, jika mobil tak digunakan dalam waktu yang lama, sebaiknya Anda mencopot terminal negatif agar setrum di aki tak terus-meneru tersedot.     
Pemeriksaan visual juga sebaiknya Anda lakukan. Contohnya, mencari kebocoran elektrolit, retak pada tutup dan kotak, keutuhan komponen baterai, kencang atau renggangnya komponen baterai, hingga korosi pada klem konektor. Selamat merawat aki mobil.

Kompas Klasika, Jumat 4 Juni 2010

No comments:

Post a Comment