Sebagai solusi akan moda trasportasi yang mampu menembus kemacetan, motor memang cukup menjanjikan. Sayangnya tak semua motor mampu memberikan kenyamanan kepada pengemudi dan penumpang jika dipakai untuk jarak jauh – lebih dari 1 jam.
™™™™™™™™
Padahal bagi mereka yang tinggalnya di pinggiran kota, mengemudikan motor jarak jauh selama berjam-jam sudah jadi ’makanan’ sehari-hari. Ujung-ujungnya begitu sampai di tempat tujuan pinggan terasa pegal dan kaki terasa kaku.
Agar saat mengemudikan motor jarak jauh terasa lebih nyaman, ada beberapa tip yang mungkin berguna. Antara lain adalah:
- Carilah jalan alternatif untuk menghindari kemacetan lalu lintas.
- Gunakan pakaian, jaket, sarung tangan, sepatu, serta helm yang nyaman di tubuh. Dengan perlengkapan yang nyaman di badan, mengemudi motor akan terasa jauh lebih enak.
- Saat lampu merah menyala, manfaatkan waktu yang singkat itu untuk sekedar merentangkan kaki dan melemaskan otot-otot di pinggang. Sedikit banyak hal ini akan membantu meregangkan otot.
- Jika tak diburu waktu, mampirlah sebentar ke pompa bensin untuk sekedar mengisi bensin barang 1 liter. Biarkan tubuh berdiri sebentar untuk antri sambil melakukan peregangan otot. Bila perlu, mampirlah ke toilet di pompa bensin untuk sekedar cuci muka atau buang air kecil.
- Jika ketika mengemudi motor tubuh dalam kondisi yang sangat lelah, jangan terlalu memaksakan diri. Beristirahatlah secara berkala setiap 20-30 menit. Jangan sampai Anda mengemudikan motor dengan kondisi pikiran yang tidak fokus akibat terlalu lelah.
- Sebagai ’teman’ perjalanan, tak ada salahnya jika Anda mengemudi motor sambil mendengarkan lagu-lagu favorit dari MP3. Setel lagu dengan volume sedang agar Anda masih bisa mendengar bunyi klakson dari kendaraan lain.
Kompas Klasika/ Senin, 23 Juni 2008

No comments:
Post a Comment