Wednesday, September 8, 2010

VELG - Rawat Velg agar tak Jelek


anton182.wordpress.com
Memodifikasi velg motor menjadi tren tersendiri bagi sebagian anak remaja di Indonesia. Namun, bagus atau jeleknya sebuah velg akan tergantung dari bagaimana cara Anda merawatnya, Nah, agar velg Anda tetap terjaga kualitasnya, rawat dan bersihkanlah dengan baik.
            Bersihkanlah velg dengan cara-cara yang tepat. Mulailah dengan menyemprotkan air, beri sabun, dan bilas hingga bersih. Gunakanlah sikat gigi bekas untuk membantu menghilangkan kotoran pada bagian pinggir dan lekukan velg. Kemudian keringkan perlahan-lahan dengan kain halus.
            Jangan lupa untuk membersihkan sisi dalam velg. Bagian dalam velg serig menjadi tempat mengendapnya kotoran. Endapan tersebut terjadi akibat sisa proses kerja rangkaian rem yang menempel pada velg dan bersifat korosif.
            Kotoran ini biasanya lebih sukar dibersihkan karena lebih rentan terhadap serangan logam lain. Oleh sebab itu, sisi dalam velg lebih baik dilapisi cat antikarat agar masalah seperti ini dapat dihindari.
            Untuk mencegah agar velg Anda tidak tergores, jangan langsung mengelap secara kasar. Bersihkanlah dengan menggunakan air terlebih dahulu baru keringkan dan lap secara perlahan dengan kain bersih.
            Rawatlah secara khusus untuk velg yang memiliki permukaan kromium. Gunakanlah crome polish yang berbentuk gel dengan kemasan menyerupai odol. Caranya, oleskan crome polish pada permukaan velg secara merata. Kemudian, gosoklah secara perlahan dengan menggunakan kain khusus micro fiber.
            Jangan lupa juga untuk melapisi velg krom Anda dengan menggunakan wax. Dengan menggunakan wax, velg Anda akan terhindar dari air dan kotoran sehingga dapat dengan mudah dibersihkan.
            Terakhir, ubahlah kebiasaan malas Anda menunda membersihkan velg yang kotor. Segeralah bersihkan velg setelah Anda berkendara di waktu hujan atau melewati genangan air. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran tersebut lama-lama akan mengendap.
            Apalagi jika velg Anda yang kotor terjemur matahari, maka jamur pun dapat tumbuh yang lama kelamaan akan menyebabkan velg menjadi rusak. Alhasil, Anda harus melapis ulang atau bahkan mengganti velg Anda dengan yang baru.

Kompas Klasika, Rabu 9 Juni 2010

Saturday, September 4, 2010

AKI - Langkah Ringan bagi Mobil Idaman


aki mobil
Jika ditanya alat apa yang berfungsi vital dalam mobil, aki mungkin bisa menjadi salah satu jawabannya. Pertanyaan berikutnya, apakah Anda sudah merawat aki dengan maksimal? Jawabannya mungkin antara ya dan tidak. Apalah jika Anda belum menyimak trik berikut ini.
            Mengutip informasi buku Tips & Trik Car Care, ada beberapa langkah ringan yang dapat dilakukan.
  1. Pantau kuantitas dan kualitas air aki.  
Idealnya air aki selalu terjaga di antara garis low level dan upper level yang biasa tertera pada kotak aki. Jika air berkurang dan tak segera ditambah, sel-sel di dalam aki dapat berubah bentuk menjadi melengkung.               
Nah, lengkungan sel-sel ini dapat bersentuhan yang akhirnya memicu korsleting. Korsleting inilah yang biasanya membuat aki tak mampu menyimpan setrum.
  1. Periksa terminal-terminal pada aki.
Untuk bagian ini, sebaiknya Anda rajin mengecek apakah terjadi  koros atau tidak. Jika memang terjadi, Anda dapat membersihkan korosi dengan menyiramkan air panas pada terminal-terminalnya.                   
Perhatikan juga bagian-bagian kabel positif dan negatifnya. Hati-hati korosi dan kabel yang longgar dapat membuat daya hantar arus listrik melemah. Hasilnya, arus yang mengalir ke motor starter pun kecil dan tak cukup kuat untuk memutar mesin. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat memberikan gemuk pada terminal-terminal untuk mencegah korosi.
  1. Perawatan kecil tetapi bernilai besar.
Hal-hal kecil dapat berperan besar di masa depan. Contohnya ketika selesai berkendara, sebaiknya Anda matikan dulu komponen-komponen kelistrikan sebelum ematikan mesin. Hal ini berguna agar pada saat mesin dihidupkan kembal, beban aki fokus ke sistem starter. Selain itu, jika mobil tak digunakan dalam waktu yang lama, sebaiknya Anda mencopot terminal negatif agar setrum di aki tak terus-meneru tersedot.     
Pemeriksaan visual juga sebaiknya Anda lakukan. Contohnya, mencari kebocoran elektrolit, retak pada tutup dan kotak, keutuhan komponen baterai, kencang atau renggangnya komponen baterai, hingga korosi pada klem konektor. Selamat merawat aki mobil.

Kompas Klasika, Jumat 4 Juni 2010

Friday, September 3, 2010

LAMPU MOTOR - Tiga Solusi Memilih Lampu Motor


Selain untuk menerangi jalan, lampu depan sepeda motor berfungsi pula untuk memberitahu pengguna jalan lain akan keberadaan Anda. Untuk itu kondisi bagian yang satu ini patut dijaga. Namun seringkali penerangan lampu tersebut dirasakan kurang, untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa hal yang dilakukan.
            Pertama, jika lampu depan motor Anda tidak menyala dengan terang, gantilah lampu tersebut dengan watt yang lebih kecil. Namun, risikonya, udia nyala lampu menjadi lebih pendek dibandingkan usia rata-rata nyala lampu standar.
            Solusi yang kedua, gantilah lampu standar Anda dengan lampu halogen. Pilihlah lampu halogen yang berkualitas baik. Cara mengetahuinya antara lain dengan melihat kesamaan cetakan merek di pembungkusnya dengan yang tertera di bagian bawah tubuh lampu. Selain merek, pada tubuh lampu tertera pula ukuran dan kapasitas lampu yang bersangkutan. Pada halogen berkualitas buruk, umumnya dalam tubuh lampunya tak tertera merek seperti yang ada pada pembungkusnya. Logam dan filamennya pun nampak lebih kasar dan ringkih.
            Keuntungan dari lampu halogen, Anda tak perlu mengecilkan ukuran wattnya. Sebab, sinar lampu halogen dapat memancarkan sinar lebih terang dibandingkan sinar lampu standar. Namun, Anda harus berhati-hati ketika melakukan penggantian lamu halogen. Jangan menyentuh permukaan kaca lampu halogen ketika melakukan penggantian. Sebab, jika tersentuh, kaca dalam lampu halogen akan menyisakan blackening (kehitaman).
           Ketiga, gantilah lampu standar Anda dengan lampu jenis xenon. Sinar lampu xenon memiliki sifa menyala lebih terang tetapi menghasilkan panas dua kali lipat dari lampu standar. Oleh sebab itu, penggunaan logam tebal yang berkualitas harus menjadi bagian yang diperhatikan ketika memilih merek xenon. Sebelum memasang lampu xenon, sebaiknya Anda mengganti dudukan dan kabel yang berhubungan dengan lampu terebut agar tidak meleleh.

Kompas Klasika, Rabu 2 Juni 2010